Sampah Diolah, Tak Perlu Perluasan TPA — Kerjasama Holcim dan Pemda Kabupaten Cilacap

Sampah Diolah, Tak Perlu Perluasan TPA

CILACAP, SATELITPOST– Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DCKTR) Kabupaten Cilacap memastikan, pada tahun 2017 akan dibangun pabrik pengolahan sampah. Hal ini dilakukan untuk mengurangi adanya sampah yang terus menumpuk setiap harinya di tempat pembuangan akhir (TPA) sampah.

Peta Kabupaten Cilacap

“Setiap harinya sampah selalu bertambah, dengan adanya pabrik pengolahan sampah ini menjadi soulsi inovatif penanganan sampah. Kita tidak perlu memperluas lahan TPA yang saat ini semakin menyempit,” kata Kepala DCKTR Cilacap, Sunarno kemarin.

Pemerintah tidak perlu mempeluas lahan TPA untuk bisa menampung sampah yang semakin lama terus bertambah. Selain itu juga tidak perlu dipusingkan dengan adanya pembebasan lahan milik warga yang nantinya dijadikan tempat pembuangan sampah.

“Lahan TPA sudah kritis, mencari alternatif TPA baru pun akan sulit dan mahal. Sudah tidak ada lahan lagi untuk perluasan. Selain itu juga tidak mudah jika nantinya ada perluasan, karena sampah akan sangat menganggu lingkungan, terutama terkait dengan bau,” katanya.

Karena itu, rencana pembangunan pabrik pengolahan sampah yang bekerjasama dengan PT Holcim Indonesia Cilacap ini, menurutnya akan sangat bermanfaat. Pemerintah dengan PT Holcim bahkan sudah melakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) pada Desember 2014 lalu.

“Saat ini masih melakukan penyusunan Perjanjian Kerjasama (PKS) yang lebih detil membahas tugas dan kewenangan masing-masing pihak termasuk permohonan bantuan kepada pemerintah,” katanya.

Pabrik tersebut, kata dia akan mengolah sampah menjadi bahan bakar alternatif semen selain sekam dan batubara yang digunakan selama ini oleh Holcim. Sampah yang diolah pun bisa masuk semua jenid sampah, baik organik maupun anorganik.

Pembangunan direncanakan akan dilaksanakan pada tahun 2017 dan diperkirakan selesai pada tahun 2020, dengan biaya dari holcim Rp 30 miliar dan pemerintah Denmark Rp 30 miliar. Dengan pembangunan pabrik ini Pemkab akan menghemat biaya Rp 17 miliar di tahun 2020 atau Rp 3 miliar per tahun. Selain itu, pemanfaatan lahan yang lebih efektif karena tidak perlu lahan TPA baru sampai dengan tahun 2025.(ale)

sumber : http://satelitnews.co/sampah-diolah-tak-perlu-perluasan-tpa/

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s