Bulan Ini, Pemkab Purwakarta Berencana Naikan Retribusi Sampah

Bulan Ini, Pemkab Purwakarta Berencana Naikan Retribusi Sampah

Tumpukan Sampah di pasar Kabupaten Purwakarta, 2012

2 April, 2015

PURWAKARTA [Media Jabar Kita],-Mulai April mendatang, Pemerintah Kabupaten Purwakarta berencana menaikan biaya retribusi sampah hingga 100 persen.

Dari awalnya Rp 2000 naik menjadi Rp 4000. Dengan rencana itu, harus siap membayar lebih mahal dari biaya biasanya. Pasalnya saat ini tarif di beberapa lokasi biaya retribusi sampah per bulan ada yang hingga mencapai Rp 15 ribu.

Jadi jauh lebih mahal dari yang ditetapkan pemerintah. Rosad Nurdin (31) warga yang tinggal di Kelurahan Purwamekar misalnya, ia harus bayar dari mulai Rp 5 ribu sampai Rp 15 ribu per bulan untuk tarif sampah.

Setiap bulannya pasti ada petugas kelurahan yang keliling menarik uang sampah ke masyarakat, tak terkecuali dirinya. “Setiap bulan 15 ribu, katanya untuk uang sampah sama keamanan,” ujar Rosad.

Karena tak banyak yang tahu soal rincian biaya yang diminta kelurahan, Rosad meminta agar biaya yang ditetapkan dirincikan. Alasannya selama ini masyarakat banyak yang belum tahu berapa besaran uang sampah sebenarnya.

“Harusnya dirincikan, masa dari 2000 jadi naik berlipat-lipat apalagi mau naik. Mestinya dijelaskan uang untuk sampah berapa dan untuk keamanan berapa?.

Terkait rencana kenaikan itu, secara terpisah Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Ruslan Subanda membenarkan bulan depan tarif sampah naik.

Berdasarkan Perbup Nomor 28 tahun 2015 tentang penyesuaian tarif retribusi pelayanan persampahan/kebersihan, tarif sampah untuk rumah tangga jadi Rp 4000 dari sebelumnya Rp 2000.

Ia pun tak menampik jika di lapangan biayanya lebih besar, dengan alasan ada tambahan biaya lain termasuk ongkos untuk memungut yang ditetapkan kelurahan.

“Kalau harga resminya 2000, tapi kan dari kelurahan ada biaya kelilingnya lagi jadi beda. Kita minta biaya dari kelurahan disesuaikan saja,” beber Ruslan kepada mediajabarkita.

Ia melanjutkan, biaya yang diminta khusus untuk masyarakat yang biasa membuang sampah saja seperti dikecamatan kota, untuk diperkampungan tak ada biaya sampah.

“Masyarakat yang dilayani saja jalur-jalur pasar dan toko, yang ada mobil penarik sampahnya, termasuk di Wanayasa juga,” ujarnya.

Sementara alasan pemerintah menaikan biaya sampah kepada masyarakat, untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Pasalnya pemerintah pun ingin meningkatkan pelayanan dan meningkatkan pendapatan daerah dari sampah.

Jika dihitung-hitung dari sektor persampahan, setahun penghasilan daerah masuk sekitar Rp 700 juta, hasilnya masih sedikit dibanding dengan kabupaten lain di Jawa Barat. Bila dinaikan maka pendapatan daerah dari sampah kemungkinan naik sampai 2 kali lipat atau sekitar Rp 1,4 miliar.

“Setahun bisa menghasilkan Rp 700 juta untuk retribusi sampah biaya Rp 2000. Kenaikannya nanti berdasarkan Perbup dasarnya dari Perda, di Jawa Barat biaya sampah Purwakarta paling kecil,” papar Ruslan.

Tak hanya menaikan tarif sampah, DKP pun ingin peran serta masyarakat kepada sampah lebih peduli. Salah satunya dengan memanfaatkan keahlian masyarakat melalui pendirian bank sampah di daerahnya masing-masing. Bank sampah menurutnya mampu mengurangi beban pengeluaran rumah tangga masyarakat, dan lebih ramah lingkungan.

“Membangun peran serta masyarakat dalam penanganan sampah. Harapan saya nanti setiap wilayah memiliki tempat pengelolaan sampah, jadi kedepan tak usah dibuang ke TPA Cikolotok,” pungkasnya. [lily]

Sumber : http://mediajabarkita.com/wilayah/daerah/ragam-berita-daerah/bulan-ini-pemkab-purwakarta-berencana-naikan-retribusi-sampah.html

(http://static.inilah.com/data/berita/foto/1839903.jpg)

Iklan

One thought on “Bulan Ini, Pemkab Purwakarta Berencana Naikan Retribusi Sampah

  1. HeruLS 29 Desember 2015 / 15:08

    Salah satu cara lebih murah untuk mengurangi pungutan sampah, ya ubah gaya hidup konsumtif ke produk/ kemasan yang lebih sedikit sampahnya

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s